Label

Adi Sanjaya

Adi Sanjaya

Kamis, 16 September 2010

HINDU SEBAGAI AGAMA DUNIA

Agama Hindu akan menjadi agama dunia yang dominan pada abad 21 ini. Agama Hindu sedang berkembang menjadi agama universal yang sesungguhnya dan menjadi rumah bagi semua religiusitas yang murni. Penyebaran agama Hindu terutama tidaklah melalui para guru (spiritual) dan swami tapi melalui para intelektual dan penulis. Demikian dikatakan oleh Klaus K. Klostermaier, dalam bukunya A Survey Of Hinduism diterbitkan oleh State University of New York Press, 1989). Klaus K. Kostermaier, profesor dan kepala 'Department of Religion' di Universitas Manitoba, AS, tinggal selama 10 tahun di India untuk melakukan penelitian lapangan. Buku setebal 649 halaman termasuk catatan kaki, chronologi atas berbagai peristiwa penting dalam agama Hindu dan indeks, menyediakan informasi yang cukup lengkap tentang agama Hindu. Berikut tulisan yang diambil dari dua halaman terakhir dari buku tersebut.
Menurut Klostermaier, posisi dan dominasi agama Hindu pada abad 21 tidak bisa dilepaskan dari peran para pembaharu Hindu (Hindu Reformers) antara lain, untuk menyebut berapa nama saja :
Ram Mohan Roy, pendiri Brahmo Samaj (Masyarakat Tuhan), yang berhasil melakukan kampanye penghapusan 'sati'di India,
Dayananda Saraswati, pendiri Arya Samaj (Masyarakat Arya) suatu gerakan untuk memurnikan agama Hindu dengan kembali ke Weda,
Wiwekananda, pendiri Ramakrishna Mission, yang membawa agama Hindu ke Barat (Amerika Serikat),
MK. Gandhi, yang menjadi nabi bagi perjuangan tanpa kekerasan (ahimsa dan satyagraha) yang memberi insipirasi bagi pejuang pergerakan pembebasan di berbagai belahan dunia, seperti Martin Luther King Jr di Amerika Serikat dan Nelson Mandela di Afrika Selatan, serta perjuangannya untuk menghapuskan (diskriminasi terhadap) kaum Chandala yang disebutnya sebagai kaum Harijan atau anak-anak Tuhan;
Rabindranath Tagore, sastrawan Hindu terkemuka, yang melalui karya-karya sastra menyebar luaskan ajaran Upanishad, dan esei-esei sosial religusnya melakukan kritik terhadap praktek yang keliru serta mengangkat nilai universal Hindu.
Sarvepalli Radhakrishnan, filsuf Hindu terbesar abad 20 sampai ...
Sri Satya Sai Baba yang memiliki pengikut tidak saja dari orang-orang Hindu tetapi juga dari agama lain.
Para pembaharu ini dengan tiada kenal lelah mempelajari teks, menggali nilai-nilai abadi Hindu dan memberikannya tafsir baru sesuai dengan konteks zamannya.
Lalu apa sumbangan orang-orang Hindu di Indonesia, khususnya kaum mudanya - bagi kemajuan Hindu? Apakah kita orang-orang Hindu di Indonesia akan dapat memberikan sumbangan positif atau hanya menjadi beban bagi kemajuan Hindu?

Sumber: Babad Bali.com

Tidak ada komentar: